Home » » KETENTUAN MENGENAI UANG PISAH

KETENTUAN MENGENAI UANG PISAH


Hak lain yang dapat diterima seorang pekerja bila terkena PHK adalah Uang Pisah. Uang Pisah diberikan kepada pekerja bila hal tersebut. telah diatur dalam Perjanjian Kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama baik jumlah maupun pelaksanaannya. Pekerja yang berhak mendapat Uang Pisah yaitu :
  1. Pekerja yang mengundurkan diri dan tugas serta fungsinya tidak mewakili kepentingan pengusaha secara langsung.
  2. Pekerja yang melakukan kesalahan berat.
  3. Pekerja yang mangkir selama lima hari berturut-turut tanpa pemberitahuan tertulis dengan bukti yang sah.
Bila dalam realisasinya ternyata pengusaha tidak melaksanakan kewajibannya memberikan kompensasi PHK kepada pekerja, maka pekerja yang di PHK dapat mengajukan gugatan atau tuntutan kepada Pengadilan Hubungan Industrial. Namun, Undang Undang PPHI dan Undang Undang Ketenagakerjaan membatasi waktu gugatan atau tuntutan tersebut. Untuk gugatan pekerja menolak PHK tanpa penetapan Pengadilan Hukum Industrial, hanya diberikan waktu untuk menggugat paling lama satu tahun sejak PHK dilakukan (Pasal 82 UUPPHI).

Sedangkan masa kadaluwarsa untuk tuntutan upah dan segala pembayaran yang timbul dari hubungan kerja ditetapkan paling lama dua tahun sejak timbulnya hak tersebut (Pasal 96 Undang Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan).


Baca juga Artikel lain yang terkait :
  1. Ketentuan Penghitungan Uang Penggantian Hak
  2. Upah Sebagai Acuan Penghitungan Kompensasi PHK
  3. Ketentuan Penghitungan Jumlah Uang Pesangon
  4. Ketentuan Penghitungan Uang Penghargaan Masa Kerja

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright May 2011 Gabungan dari SATPAM GAUL dan BERLIBUR YUK yang dibuat oleh: Joas Duma